Bangunan Liar Di Sepadan Sungai Kembali Ditertibkan Kamandan Sektor 22 Kolonel Inf. Eppy Gustiawan Satgas Citarum Harum

Bandung. Mapolda.Com

Bangunan Liar di Jl. sukamulya Kecamatan Sukajadi kembali ditertibkan oleh Dansektor 22 Citarum Harum, Kol. Inf. Eppy Gustiawan, S.I.P., didampingi aparat kewilayahan yaitu Sekcam Sukajadi (Jajang Afipudin, S.Sos., M.Si.,) dan Lurah Sukagalih (Annisa Dewi, S.Kom, S.H, M.Hum.,) Kota Bandung, Jumat (15/01/2021).

Masifnya satgas sektor 22 pada penertiban bangunan liar di area kerjanya, Kolonel Eppy Gustiawan melakukannya khusus bagi mereka yang membangun bersinggungan dengan urusan sungai, sehingga mengganggu pada tata kelola dan sempadan sungai yang seharusnya untuk peruntukan pemeliharaan.

Kolonel Eppy akan terus berupaya untuk menegakan aturan yang benar dilapangan, yang selama ini bangunan liar marak adanya dari berbagai jenis peruntukan namun lebih banyak (95%) digunakan untuk berdagang. 

"Bukannya saya melarang usaha dagang cari penghidupan mereka, tapi caranya jangan sampai menyalahi aturan yang ada, karena aliran sungai utamanya bidang tata kelola sudah terhalangi olehnya, berakibat mudah terjadi bencana banjir," ujar Eppy. 

Pada kesempatan ini Kolonel Eppy menegaskan, bahwa yang ditindak olehnya hanya mereka yang menyalahi aturan pemerintah, selain untuk program citarum harum tindakan ini bisa membantu aparat kewilayahan yang selama ini penertiban bangunan liar dianggap sulit.  

"Kami menindak hanya bagi mereka yang melanggar aturan, artinya kalau Pasos dan Pasum justru akan kami benahi kenyamanannya, juga bagi mereka yang memiliki izin ataupun sertifikat tanah bila menyalahi aturan itu urusannya dengan pemerintah," tegas Eppy.

Ada 20 bangunan liar yang didirikan di bantaran Sungai Citepus Sukajadi jl. Sukamulya, semua itu bangunan kios dagang tidak memiliki izin dan lahan milik BBWS, bahkan ada beberapa bangunan menjorok ke sungai karena bibir sungainya sudah longsor.  

Tindakan kolonel Eppy ini jelas ada berbagai hambatan, yang paling kental di lapangan yaitu menghadapi masyarakat yang mempertahankan ego dan argumen yang salah.  

"Kita terus bergerak dan fokus untuk menegakan aturan, karena saya tidak memiliki kepentingan pribadi, aturan kita tegak lurus ke atas sesuai perintah yang mendasar pada Perpres No 15 Tahun 2018," tandas Eppy. 

Pergerakan Danssktor 22 sangat diapresiasi oleg aparat kewilayahan, yang selama ini mereka suka ngeyel bila diperingati. 

"Jelas saya ucapkan terimakasih sekali kepada Bp. Dansektor 22, karena kami di kewilayahan merasa terbantu pada penertiban ini," ucap Jajang Afipudin, S.Sos., M.Si., sekcam Kecamatan Sukajadi yang selama ini proaktif mendampingi Dansektor 22 di wilayah Sukajadi.

Jajang Afipudin lebih lanjut memaparkan, bahwa adanya berbagai bangunan liar merupakan salah satu penyebab banjir, bahkan beberapa bulan kebelakang terjadi banjir yang dahsyat dan viral hingga tingkat nasional. "Dengan adanya penertiban ini saya yakin banjir akan berkurang," ujarnya. 

Penertiban bangunan liar dilengkapi dengan pembenahan saluran di area tersebut, yang ikut hadir saat itu, Pol PP, Polsek Sukajadi, Koramil, jajaran Kecamatan Sukajadi, Lurah Sukagalih, UPT DAS DPU, DLHK dan BBWS. (Benny)**

Share:

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Blog Archive

Definition List

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

Unordered List

Definition list
Consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.
Lorem ipsum dolor sit amet
Consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

Support

Break