Komandan Sektor 22 Kolonel Inf. Eppy Gustiawan Satgas Citarum Harum Lakukan Sosialisasi Larangan Dan Akan Menindak Dengan Tegas Bagi Yang Membuang Limbah Ke Sungai Baik Limbah Industri Maupun Limbah Rumahan Serta Domestik

Lembang. Mapolda.Com

Satgas sektor 22 Citarum Harum yang dipimpin oleh Kol. Inf. Eppy Gustiawan, S.I.P., masif menindak pelaku pembuang limbah ke sungai, baik limbah industri maupun limbah rumahan dan domestik.

Untuk melakukan penindakan tersebut Dansektor 22 mengawalinya dengan sosialisasi tentang pelarangan membuang limbah ke sungai, kecuali pasca pengolahan ipal yang benar, terutama hal ini sering disepelekan oleh pelaku Industri Resto, Rumah Makan, Restaurant, Hotel dan bidang sejenis lainnya. 

Bertempat di Kantor Desa Cibogo Kecamatan Lembang, pasca memeringati Hari Ibu di wilayah yang sama Dansektor 22 Citarum Harum melangsungkan sosialisasi Program Citarum Harum kepada para pelaku industri perhotelan, resto dan rumah makan, Selasa (22/12/2020).

Menurut Kolonel Eppy Gustiawan, selaku satgas Citarum Harum pada pantauannya bahwa masih adanya pembuang limbah hasil resto dan hotel dengan langsung tanpa kelola ipal yang benar, maka sungai yang ada selama ini masih kondisi kotor walaupun tidak begitu mencolok terlihat. 

"Ini sangat penting dilakukan, kita dihadapkan dengan berbagai persoalan yang ada khususnya masalah kebersihan sungai, ternyata masih ada pengusaha rumah makan dan perhotelan yang tidak memiliki ipalnya," jelas Eppy. 

Masih menurut Kolonel Eppy, bahwa hal ini memang sengaja dilakukan oleh mereka, karena menganggap limbah ini tidak berlebihan seperti yang dihasilkan oleh pengusaha industri yang murni menggunakan bahan kimia. 

Pencerahan kepada 30 pengusaha resto dan perhotelan juga sejenisnya, oleh Serka Agung Setia Purnama (Bamin Sektor 22), bahwa perlunya berjibaku dari berbagai status masyarakat untuk turut mensukseskan Restorasi Sungai yang saat ini dalam kondisi rusak dan memprihatinkan. 

"Para pelaku industri bidang rumah makan dan hotel, harus memiliki ipal olahan pembuangan ke sungai, karena limbah hotel yang dihasilkan dari air mandi, dapur dan pencucian bervolume besar akan mencemari sungai, maka kami harap mereka ikut turut berpartisipasi dalam pencapaian restorasi sungai bersama kami dari satgas citarum harum," terang Agung. 

Disinyalir selama ini pengusaha hotel dan rumah makan juga sejenisnya, melakukan praktek produksi makanan sajian dengan menghasilkan limbah lemak dan buangan detergen dalam jumlah volume banyak sehingga mencemari air sungai.

Suksesi program citarum harum adalah bebas dari pembuang kotoran apapun ke sungai, maka dengan penertiban seperti Dansektor 22 lakukan akan mempercepat bersihnya sungai dari berbagai limbah yang tidak layak.

Serka Agung lebih lantang lagi ketika menerangkan berbagai prilaku masyarakat yang saat ini masih membuang berbagai jenis limbah ke sungai, diantarnya berak dan sampah seolah sungai merupakan tempat pembuangan segala jenis, padahal tindakan tersebut sangat merugikan masyarakat itu sendiri. 

"Jelas salah yang dilakukan siapapun bila menganggap sungai adalag tempat pembuangan terbeaar dan terpanjang, maka melalui sosialisasi ini diharap semua lapisan masyarakat bisa memperbaiki paradigma yang salah," katanya. 

Giat dihadiri oleh Camat Lembang, Kepala Desa Cibogo, dan para pengusaha Restourant dan Perhotelan wilayah Lembang Kabupaten Bandung Barat.   (Benny)**

Share:

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Blog Archive

Definition List

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

Unordered List

Definition list
Consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.
Lorem ipsum dolor sit amet
Consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

Support

Break