Dansektor 22 Kolonel Inf. Eppy Gustiawan Citarum Harum Hadiri Rapat Koordinasi Di Balai Kota Bandung

Bandung. Mapolda.Com

Dansektor 22 Citarum Harum, Kol. Inf. Eppy Gustiawan menghadiri rapat koordinasi mengatasi masalah banjir di Kota Bandung, bertempat di Ruang Tengah Balai Kota Bandung, Selasa (29/12/2020).

Polemik banjir di Kota Bandung menuai pembahasan serius di tatanan internal pemerintah, untuk bertindak cepat menuntaskannya walau berbagai metoda harus diciptakan. 

Sekda Kota Bandung (Ema Sumarna) memimpin rapat koordinasi, pada sambutannya ia mengatakan, sangat mengapresiasi Program Citarum Harum bahwa selama ini sektor 22 sangat masif pergerakannya di Kota Bandung. 

Viralnya sejumlah titik di Kota Bandung yang tergenang air saat hujan deras, Kamis (24/12/2020), di antaranya adalah Jalan Dr. Djundjunan atau Jalan Pasteur dan Jalan Pagarsih.

Sekda menegaskan, "Perlu penanganan secara kolaborasi untuk persoalan banjir yang terjadi beberapa hari lalu dan sempat viral ke ranah nasional," ujarnya.

Hal ini perlunya peran kewilayahan, khususnya camat supaya identifikasi persoalan tahunan yaitu banjir. Sehingga bisa diketahui sekala prioritasnya dan jelas mana saja yang perlu tindakan perbaikan.

"berawal dari dranaise, aliran sungai perlu dukungan fasilitas yang tepat yaitu kirmir, sampah, Bangunan Liar, dan resapan air/drum pori," kata Sekda. 

"Program kota bandung 2021 terkait persoalan diatas harus ada tindaklanjut dan terlaksana dengan cepat (emergency)," tutupnya. 

Rapat koordinasi ini lebih ke pembahasan internal antar dinas terkait, sedangkan pergerakan satgas citarum harum sektor 22 merupakan karya nyata disetiap harinya.

Ini pun merupakan tema utama pada pembahasan, karena dengan sendirinya bahwa satgas citarum harum sektor 22 sudah bergerak masif setiap hari melakukan karya bakti, komunikasi sosial, penertiban bangunan liar, restorasi sungai bahkan melakukan penghijauan di lokasi yang membutuhkan. 

Kolonel Eppy mengatakan, "Untuk saya saat rapat tidak berikan pendapat, karena lebih dominan kepada peran fungsi Dinas terkait, dan waktu terbatas karena lanjut zoom meeting tentang covid," ucapnya. 

Pada prinsipnya, Dansektor 22 sangat berupaya keras pada penyelesaian normalisasi sungai, "dengan harapan tatanan sungai akan mengandung estetikanya, air nya bersih dan sehat sehingga bertajug kepada sungai menjadi sumber kehidupan, dengan peraihan ini sungaipun tidak akan menjadi musibah, baik banjir bandang maupun kekeringan.  (Benny)**

Share:

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Blog Archive

Definition List

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

Unordered List

Definition list
Consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.
Lorem ipsum dolor sit amet
Consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

Support

Break