Berpikir Positif Dan Bersyukur Akan Membuat Hidup Bahagia

Bandung. Mapolda.Com
Bertempat di Masjid Al-Amman Polda Jabar Jalan Soekarno-Hatta 748 Bandung, Kamis (23/7/2020) telah berlangsung kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) Agama Islam. Kegiatan Binrohtal diikuti secara virtual baik dari Masjid Al-Amman ataupun di masing-masing Satker jajaran Polda Jabar dengan menggunakan sistim aplikasi Zoom Meeting.

Hadir dalam kegiatan tersebut para pejabat utama Polda Jabar, anggota Polri dan ASN Polda Jabar yang beragama Islam. Kegiatan diawali dengan pembacaan Al-Qur'an surat Yassin secara berjamaah, dan tausiyah. Tausiyah disampaikan oleh Ustad. Dr. Ahmad Rizki Gunawan, STHI.,M.A., Dosen Unisma Bekasi. Adapun Thema yang diambil kali ini adalah bahagia ditengah masa Pandemi Covid-19.

Intisari dari tausiyah tersebut menurut informasi Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Drs. S. Erlangga bahwa kebijakan pemerintah untuk melakukan physical distancing mengharuskan masyarakat untuk semaksimal mungkin berada di rumah. Tak dapat beraktivitas di luar rumah untuk waktu yang cukup lama dapat membuat seseorang menjadi stres. Apabila tidak dikelola dengan baik, hal ini bisa berdampak pada kesehatan mentalnya.

Ustad Rizki Gunawan mengatakan pada awal dimulainya pelaksanaan physical distancing, banyak orang syok dan mulai sibuk mencari hand sanitizer serta minuman hangat seperti empon-empon yang saat itu dianggap dapat mencegah virus Covid-19. Epifani merupakan peristiwa istimewa dalam kehidupan seseorang yang menjadi titik balik kehidupan. Peristiwa pandemi Covid-19 ini tergolong epifani. Aktivitas yang sebelumnya dapat dilakukan di luar rumah, sekarang tidak dapat dilakukan.

Melawan Covid-19 adalah dengan meningkatkan daya tahan tubuh. Selain dengan mengonsumsi makanan yang bergizi kita juga harus menjaga diri agar tidak stres dan panik Sebab stres, takut, dan cemas ini akan membuat tubuh menjadi tidak nyaman. Cara yang dapat kita lakukan ialah dengan berpikir positif dan bersyukur. Cara ini akan menumbuhkan hormon positif pada diri kita yang kemudian membuat kita bahagia.
Menjadi bahagia dapat dilakukan dengan menikmati kondisi yang ada. Menikmati aktivitas yang ada di hadapan kita meskipun berada dalam keadaan yang menuntut kita untuk selalu di rumah. Selanjutnya ialah asik dengan kegiatan yang baik. Setelah menikmati keadaan, kita pun hanyut dalam keadaan sehingga waktu terasa berlalu lebih cepat. Meskipun di rumah saja, ada banyak kegiatan yang dapat dilakukan, misalnya berolahraga, membaca buku, ataupun berkarya. Ketika biasanya masing-masing sibuk dengan aktivitasnya, saat-saat seperti ini juga dapat dimanfaatkan untuk berkumpul dan berbincang bersama keluarga.

Terakhir kata Ustad Rizki Gunawan ialah mengambil bagian untuk berkontribusi. Rasa empati dalam diri dapat disalurkan dengan berbagi pada mereka yang terdampak oleh wabah. Jika berbagi ketika kita sedang dalam masa berkecukupan adalah hal yang biasa, berbagi ketika pas-pasan akan menjadi hal yang luar biasa. Dengan berbagi, tubuh akan memproduksi hormon positif yang membuat kita menjadi bahagia. (Benny)**




Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Postingan Populer

Arsip Blog

Recent Posts