Aliran Sungai Citepus Sering Tersumbat Akibat Kurangnya Kesadaran Masyarakat Membuang Sampah Bukan Pada Tempatnya Sub 13 Sektor 22 Bersama Baraya Lakukan Pembersihan Sampah Dan Rumput Liar Di Rw. 06 Kel. Mekarwangi Kec. Bojongloa Kidul

Bandung. Mapolda.Com
Masih Kurangnya kesadaran masyarakat, akan dampak negatif yang disebabkan oleh sampah, semakin hari semakin serius. Hal itu dapat terlihat dan sering kita jumpai banyaknya sampah yang tidak dibuang pada tempatnya, seperti halnya sampah yang berserakan di Sungai Citepus. 

Pantauan wartawan dilokasi, sampah-sampah tersebut tampak berserakan di arus aliran sungai Citepus yang berada di Rw. 6 Kelurahan Mekarwangi Kecamatan Bojongloa Kidul Kota Bandung. Sabtu (4/7/2020).

Adapun berbagai macam jenis sampah yang dibuang oleh masyarakat ke sungai Citepus terdiri dari botol bekas, popok, plastik dan bekas sampah rumah tangga lainnya. 

Melihat kondisi tersebut, Sub 13 Sektor 22 Citarum Harum bersama Baraya melakukan kerja bakti dengan cara mengangkat semua tumpukan sampah dan rumput liar yang menyumbat aliran Sungai Citepus dengan menggunakan alat seperti karung, sabit dan alat pengait serta parang. 
Dansektor 22 Kol. Inf. Asep Rahman Taufik melalui Dansub 13 Serka Andrian mengatakan, pihaknya dalam kegiatan kerja bakti membersihkan Sungai Citepus sepanjang 200 meter, kurang lebih yang terangkat 600 kg yang selanjutnya di buang ke TPS terdekat.

Dia juga mengharap serta mengimbau kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap permasalahan sampah dengan cara membuang sampah pada tempatnya.

"Jika sampah yang menumpuk di Sungai Citepus ini, kalau dibiarkan akan mengakibatkan banjir, bau tidak sedap dan menjadi sarang penyakit. Maka dari itu mari kita sama-sama peduli terhadap kondisi lingkungan". harapnya. (Benny)**
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Postingan Populer

Arsip Blog

Recent Posts