Dansektor 22 Kolonel Inf. Asep Rahman Taufik Satgas Citarum Harum Apresiasi Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Dan Sabar (Sampah Barokah) Di Kel. Malabar Kec. Lengkong Kota Bandung

Bandung. Mapolda.Com
Komandan Sekror 22, Kol. Inf. Asep Rahman Taufik, Apresiasi Kelompok Swadaya Mansyarakat (KSM) Sabar (sampah barokah) di Rw. 5 Kelurahan Malabar Kecamatan Lengkong, Bandung melukis Mural pada dinding Keermeer di Sungai Cikapundung Kolot, Selasa (7/01/2020).

Gerakam KSM Sabar yang dibimbing oleh Rizal Supandji, dari tim Pascha DLHK Kota Bandung, dengan menciptakan Kawasan Bebas Sampah (KBS) di lingkungannya membawa masyarakat untuk berprilaku hidup bersih.

Untuk menopang itu semua Tim Pascha DLHK Kota Bandung membuat inovasi baru dengan menciptakan LOSEDA (Lodong Sesa Dapur) sebagai pemusnah sampah dengan sistem kerja menyerupai pengomposan,

"bahkan kami ciptakan sebagai teknologi terbarukan, dengan paralon ¤15inchi bisa memusnahkan 7kg sampah perhari" kata Rizal (ketua Tim Pascha DLHK Kota Bandung), Malabar, Selasa (7/01/2020).
Pada kesempatan yang sama, Dansektor 22 Citarum Harum menyampaikan, "Volume samapah di Kota Bandung saat ini meningkat (Data PD Kebersihan), yaitu mencapai 1600 Ton, hari ini mereka baru bisa mengangkut 1200 Ton per hari, artinya yang 400 Ton lagi menjadi PR kita, soalnya ini bisa berserakan kemana-mana yang akhirnya mengalir ke sungai".

Dengan terciptanya Loseda, ini hal yang positif, bahwa masyarakat berinisiaif untuk menyelesaikan solusi sampah di lingkungannya.

"Dengan menciptakan Loseda, masyarakat sudah bisa mencairkan solusi sampahnya, tentunya apabila semua sudah berkarya seperti ini maka kendala sampah akan teratasi" imbuh Dansektor.

Solusi penyelesaian sampah organik selain diproses lewat Loseda, masyarakat sudah berbuat dengan cara pengomposan, biofori dan bank sampah, hal ini sudah masif dilakukan di Kota Bandung.
Mewakili Dinas Pekerjaan Kota Bandung, Erni Setiawati, S.Sos., M.Si. mengatakan, "Seni mural di Sungai Cikapundung Kolot ini perlu dilestatikan disemua sungai Kota Bandung, tentunya perbaikan keermeer harus didahulukan, dengan harapan selain mempercantik area sungai juga masyarakat tidak jijik lagi oleh air sungai".

Hal yang sama disampaikan oleh Lurah Malabar (Roaida Thalib, S.E., M.Ap.) bahkan mengatakan, 

"dengan hadirnya pasukan TNI di Citarum Harum, bisa membimbing kami dilapangan dalam penyelesaian sampah dan bebasnya ODF dengan dibangunnya Seftick Tank Komunal dibeberapa titik tiap kewilayahan, sehingga masyarakat bisa berlomba dalam menciptakan Kawaaan Bebas Sampah di wilayahnya masing-masing". (Benny)**
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Postingan Populer

Arsip Blog

Recent Posts