Sosialisasi Rapat Teknis Pembuatan Ipal Tinja Komunal (Ukuran 8 x 12 m) Yang Akan Menampung Tinja Dari 112 KK (400 Jiwa) Di RW. 01 Kel. Kujangsari Kec. Bandung Kidul Kota Bandung

Bandung. Mapolda.Com
Kelurahan Kujangsari Kec. Bandung kidul mengadakan sosialisasi Sanitasi Citarum Harum Pada Masyarakat (Sanimas) membahas pelaksanaan pengawasan pengadaan barang dan jasa pembuatan Ipal Tinja Komunal, bertempat di Ruang Serbaguna Kujangsari, Rabu 02/10/2019.

Lurah Kujangsari (Dra. Ine Nuraini) memaparkan pada sambutannya, "Program Citarum Harum yang kental di lapisan masyarakat, sampai dikembangkan oleh Walikota Bandung (Oded M. Danial) dikembangkan menjadi Program Cikapundung Harum, sebagai gerakan pemeliharaan tiap sungai yang ada di Kota Bandung" ujarnya.

Program citarum harum sangat banyak menfaatnya, dalam menegakkan sanitasi kepada masyarakat.

"Pelarangan membuang sampah dan tinja ke sungai oleh satgas Citarum Harum, adalah upaya membangun kesehatan masyarakat sesuai dengan program pemerintah yaitu Sanitasi Total Berbasis Masyarakat, dipadukan dengan realisasi Program Kang Pisman" imbuh Ine pada rapat teknis pembuatan Ipal tinja komunal (ukuran 8 x 12 m) yang akan menampung tinja dari 112 KK (400 Jiwa) di RW 01 Kujangsari. 

Ine, lebih mengarahkan pada masyarakatnya supaya menjalankan hidup bersih dan sehat, untuk membangun lingkungan Kelurahan Kujangsari terbebas dari ODF dan Stunting.
Tentang sanitasi citarum harum dengan pembuatan Ipal Tinja Komunal, Ine lebih menyarankan supaya apik dan rapih dalam pelaksanaannya, sesuai dengan perencanaan yang harus dibentuk kepanitiaan khusus. 

"Harus dibentuk tim perencanaan dan tahapan yang jelas dalam proses pekerjaan Ipal Komunal ini, supaya ada hasil yang jelas dan maksimal," Ucap Ine.

Program Citarum Harum sangat bergandengan dengan program Kang Pisman yang sudah digagas oleh Pemkot Bandung, kini menuai keberhasilan di lapangan yang tebukti baik di masyarakat.

Upaya kuat ini terus massive dijalankan dengan sering mengumpulkan masyarakat yang dilanjutkan okeh kader pkk dengan mensosialisasikan kedua program diatas, utamanya pemilahan sampah dan tinja masyarajat jangan sampai dibuang ke sungai.

Pembuatan Ipal Tinja Komunal, Masyarakat Kujangsari sangat menyambut baik karena mereka masih belum memiliki jamban sehat.

Tentang Sanitasi Citarum Harum, Teti (kader masyarakat yang tergabung pada Kelompok Swadaya Masyarakat / KSM), mengatakan, "Kami sangat terbantu dengan program Sanitasi DAS Citarum Harum, dalam pembuatan Ipal Tinja Komunal, karena mendidik kami supaya meberlakukan hidup bersih dan sehat" katanya.
Satgas Citarum Harum, Dansub 14-22 (Peltu Syahril) pada kesempatan itu menyampaikan, "Kebersamaan dalam membangun lingkungan untuk membasmi ODF dan Stunting sama dengan anjuran Walikota Bandung, yaitu diawali dengan pembangunan jamban sehat dan menjalankan Program Kang Pisman" jelasnya.

Syahril pun menegaskan tentang semangat kebersamaan pada masyarakat dengan mengenduskan meningkatkan keinginan dalam pencapaian keberhasilan yang diawali dengan hidup sehat dan bersih.

Rapat di hadiri oleh Satgas Sub 14-22, DPKP3 (Ima), Ketua KSM (H. Otang), para Tokoh Masyarakat Kujangsari, RW dan RT, Kader PKK dan Badan Koordinasi Masyarakat (BKM) Kel. Kujangsari (Abah Andi). (Benny/Jpch)







Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Postingan Populer

Arsip Blog

Recent Posts