Dansektor 22 Kol. Inf. Asep Rahmam Taufik Adakan Sosialisasi Percepatan Pengendalian Kerusakan Dan Pencemaran Daerah Aliran Sungai (DAS)

Bandung. Mapolda.Com
Sektor 22 Citarum Harum Kol.Inf. Asep Rahman Taufik, hari ini sosialisasikan Percepatan Pengendalian Kerusakan dan Pencemaran Daerah Aliran Sungai (DAS) sesuai amanah Peraturan Presiden (Perpres) No. 15 Tahun 2019 di Kelurah Malabar Kota Bandung, Jum’at 27-09-2019

Tampak Hadir pada kegiatan ini, Dansektor 22 Citarum, Sekdis DLHK Kota Bandung, Dinas Kesehatan Kota Bandung, Lurah Malabar (Raida Thalib, S.E M.AP), Kasipem (Slamet Riyanto, S. Sos), Babinsa Malabar (Heri Ismanto), seluruh Rw dan Rt se kelurahan Malabar serta Masyarakat Kelurahan Malabar Kota Bandung.

Dalam Hal ini Kolaborasi program kang pisman dengan program citarum harum merupakan sikap yang sangat sempurna, yaitu mengolah dan memanfaatkan sampah rumah tangga sehingga lingkungan menjadi bersih dan sehat, guna melaksanakan pemeliharaan dan pembersihan sungai dan lingkungan sebagai bentuk pendukungan pada program citarum harum.

Dansektor 22 Citarum (Kol. Inf. Asep Rahman Taufik memaparkan, tentang keberadaan Sungai Citarum yang sempat viral kotornya sedunia, memang betul sampah se Kota Bandung saja hingga 150.000 Ton per hari belum dari daerah lainnya yang mengalir ke sungai. 

“Delapan anak sungai di Kota Bandung mengalirkan sampah ke Sungai Citarum, hingga numpuk dan mebuat pencemaran sungai, bahkan tidak kalah banyaknya limbah tinja dari warga yang tidak memiliki jamban sehat, dan dibuang langsung ke sungai hingga sungai tercemar Bakteri Ecolly,” ucap Dansektor. 

Dalam hal ini Perlu penanganan yang benar utamanya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam tujuh permasalahan di wilayah sektor 22 berikut penanganannya, jelasnya dengan istilah STBM yaitu Sanitasi Total Berbasis Masyarakat

Tujuh permasalahna itu diantaranya, prilaku masyarakat, lahan kritis, limbah kotoran hewan, sampah, limbah domestik, limbah pabrik dan sedimentasi sungai. 
Sekdis DLHK (Dedi Dharnawan) pada kesempatan itu memaparkan dan mempraktekan tentang Program Kang Pisman yang merubah sampah jadi barokah dan jadi rupiah. 

Kang Pisman (Kurangi Pisahkan dan Manfaatkan) merupakan program unggulan Pemkot Bandung, tentang mengolah sampah rumah tangga oleh masyarakat langsung bahkan bisa jadi penghasilan tambahan buat masyarakat, setelah menjadikan lingkungan menjadi bersih dan nyaman. (Benny/Jpch)**




Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Postingan Populer

Arsip Blog

Recent Posts